Ketabahan ( Senyum Di Balik Luka )

Pagi yang gelap berselimut udara yang dingin siap menyambut aktifitas Rejal.

Tepat pukul 03.00 Wib, alarm hanphone pun berdering, dan seketika rejalpun terbangun dari lelap tidurnya, dan langsung seperti biasa ia melaksanakan shalat malam sebelum bersiap-siap menawali aktifitasnya.setelah semuanya selesai realpun langsung berangkat untuk mulai beraktifitas,padahal hampir seluruh punduduk di tempatnya masih tertidur lelap. walau masih sangat pagi rejalpun tetap berangkat dengan hati yang riang berselimut senyum semangat.

Dan seperti biasa rejalpun bekerja dengan baik penuuh dengan semangat dan kesabaran. tak terasa waktu telah menunjukan pukul 13.00 Wib. waktu dimana rejal selesai bekerja. ketika rejal akan bergegas pulang dia pun teringat atas janjinya dengan Nisa untuk pergi kesuatu tempat, yang mana itu sudah direncakan. maka dengan rasa lelah dia pun tetap semangat untuk menepati jajinya itu..maka tak lama kemudian Nisa pun datang, dan rejal pun menyambutnya dengan wajah yang riang karena senang dapat bertemu dengan Nisa.

Perjalanan pun di mulai, mereka dengan riang pergi menuju tempat yang mereka suah rencanakan, yaitu sebuah Masjid ( Sebut saja Kubbah Mas ), perjalanan mereka sangatlah jauh serta bertemankan rintikan hujan yang setia menemani meraka berdua, tetapi walaupun begitu mereka tetap semangat dan gembira. di pertengahan perjalanan mereka, ternyata hujuan tiba-tiba turun sangat deras,dan dengan sangat terpaksa merekapun menghentikan perjalanan mereka untuk singgah di suatu tempat untuk berteduh.

tak lama hujanpun reda, dan mereka melanjutkan kembali perjalan mereka yang berhiaskan senda gurau yang membuat keakbrakan diantara mereka makin dekat.

tepat pukul 16.00 wib, tibalah mereka di tempat tujuan mereka, di sana mereka melangsungkan shalat berjamaah, begitu bahaga hati rejal ketika apat shalat berjamaah dengan Nisa yang ternyata wanita yang dia dambakan telah lama. disana rejal pun menikmati keindahan yang terpampang di sekitaran masjid, dan ia pun merasakan ketenangan dan kesejukan dalam hatinya i samping dia sangat senang dan bersyukur karna keinginannya dapat terkabulkan oleh Tuhan yang maha Esa.yaitu dapat shalat bersama dengan Nisa di tempat yang telah ia tentukan..

hari makin sore, waktunya rejal dan nisa mengakhiri kunjungannya serta canda bersama di sana, bergegas mereka kembali untuk kembali kerumah. di pertangahan perjalan pulang hujanpun kembali turun sangat deras bertemankan petir yang mengelegar, dan merekapun singgah di tempat makan untuk berteduh sekaligus makan bersama yang di karenakan mereka belum sempat untuk makan pada saat berada di sana.

setelah selesai makan,merekapun berbincang-bincang dan bergurau sambil menunggu hujan reda, dalam perbincangan itupun timbul perasaan dari Rejal untuk mengutarakan isi hatinya terhadap Nisa,yang mana dia sudah merasa yakin bahwa Nisa lah pilihan hatinya..” hati Rejalpun tiba-tiba berdenyut sangat kencang,rasa takut,malu,bercampur aduk menjadi satu ketika dia mempunyai keinginan untuk mengutarakan apa isi hatinya terhadap nisa”. setelah semuanya siap dan rejalpun mulai berani dan siap menghadapi segala resiko yang ada, maka ia pun langsung mengutarakan semua isi hatinya terhadap nisa.

” NIsa,aku mau jujur sama kamu,
 jujur aku mengajak kamu kesini di samping ingin dapat beribadah bersama kamu aku juga ingin mengutarakan isi hati aku terhadapmu, bahwa aku menyukai kamu an bermaksud untuk menjadikan kamu pendamping aku. dan aku harap kamu dapat menjawabnya kali ini setelah waktu itu kamu tidak bisa menjawabnya, jujur ini membuatku bingung dan aku ingin segera mendapatkan kepastian dari kamu.”

Nisa pun seketika bingung dan tak menyangka Rejal akan mengutaran itu terhadapnya. dan nisapun meminta watu sebentar untuk berfikir kembali, dan berjanji di perjalanan nati ia akan jawab atas unkapan rejal. seketika rejalpun tek tenang,tapi ia mencoba untuk tenang dan percaya bahwa sikap dia itu tidaklah salah.

hujanpun mulai reda, merkapun kembali melanjutkan perjalanan,seperti biasa mereka berbincang dan bercanda sepanjang perjalan pulang, dan tibalah di suatu tempat sebelum tiba di rumah nisa, dan rejal pun menghentikan kendaraannya untuk meminta jawaban atas ungkapanya tadi, lalu nisapun bingung tak percaya bahwa rejal masih ingat atas ucapanya, lalu tak lama nisa pun menjawab,

” Maafakan aku,
 Sebenarnya aku merasa nyaman berada disisi kamu serta dapat jalan bersama kamu juga. tapi,
 aku rasa lebih baik kita berteman saja dan kamu menjadi kakak yang baik untuk aku “.

Mendengar jawaban itu Rejalpun kaget dan sedih, dia tak menyangka kedekatannya selama ini tak ada apa di mata dia, tapi walaupun begitu dia tampilkan wajah gembira di depan dia,dan rejalpun membalas dengan ucapan terima kasih, karena dia yakin bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik di akhir nanti.

lalu perjalanpun di lanjutkan, dan tak lama tibalah di rumah Nisa, serta tak lupa Rejalpun berpamitan dengan memasang wajah yang gembira walau sebenarnya hatinya tengah sakit dan kecewa, tapi ia tak mau itu diketahui oleh nisa.

” Tarima kasih Nisa,
 Hari ini kamu telah menemaniku untuk pergi ke sana.
 tak lupa, aku juga ingin mengucapka terima kasih atas jawaban kamu terhadku,
 dan kamu tenang saja, aku tak akan marah kepadamu,
 Bukankah Cinta Itu tidak harus memiliki..? dan aku ingin mempunyai layaknya Cintanya matahari terhadap bumi, walau bagai manapun ia mencintainya ia tak akan mendekatinya, ia cukup menyinarinya dan memberikan kebahagiaan bagi bumi.
 Begitupun aku, Cukup untuk aku melihat kamu bahagia maka akupun suah Cukup Bahagia walau aku tak mendapatkan dirimu..”

setelah ia berpamitan Nisapun masuk kerumah dan rejalpunkembali pulang kerumah dengan hati yang masih sakit dan perasaan sedih yang menemani dia malam itu… tapi ia  yakin suatu saat ia akan dapatkan kebahagiaan yang ia tak akan menduganya…

 

 

Gambar

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Sekian Terima Kasih <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

16 thoughts on “Ketabahan ( Senyum Di Balik Luka )

  1. waaaah si Rejal, sabar ya… tabahkan dirimu, Dia punya rencana lain untukmu, semua akan indah pada waktunya🙂 *ditunggu postingan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s